Senin, 07 Desember 2015

Batak Menari

Di mana ada pesta, di sana Batak menari.

Dulu goyang Manado, sekarang Maumere. Bisa lima kali digondangkan dalam satu pesta, gak pernah gagal memancing inang-inang Batak bergoyang ke kiri dan ke kanan. Bahkan si Chica yang lagi hamil besar bawa dua bayi kembar di perut pun masih tetap ikut ke kanan, ke kanan, dan ke kiri, ke kiri.

Ibaratnya Amerika, Jawa itu White, Batak itu Latino.  

Ngomongnya pun sama, teriak-teriak. 

Tapi mereka sangat merayakan seksualitasnya. Batak nggak.

Kok bisa? Padahal  lambang kita kan dua pasang tetek. Gak mungkin seks gak penting.


Jangan-jangan Bapak-Bapak Jerman itu lagi yang melarang kita untuk tidak merayakan seks. Makanya kita senang sekali menari, karena cuma itu yang boleh kita rayakan tanpa malu-malu. 

Puter ke kiri... Nona manis putarlah ke kanan, ke kanan...

Ke kiri 

Ke kanan

Manise...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar