Minggu, 03 Juni 2012

menanti teman hidup

Ternyata lagu indah  itu dibuat Tulus saat doi gak punya calon teman hidup. Dia yang indah meretas gundah ternyata masih dinanti saat ditulis. Saat itu tidak ada yang membawa sejuk, memanja rasa, dan selalu ada untuk Tulus.


Optimis sekali lah kau, Bang.


Jadi mahkluk sepertiku pun masih bisa berharap lah ya dapat seseorang yang di dekatnya aku lebih tenang dan bersamanya jalan lebih terang. Yang akan tetap bersamaku jadi teman hidupku dan berdua hadapi dunia.


Gak usahlah kau milikku milikmu, nanti malah tambah posesif kita. Yang penting emang satu tujuan. Let it flow aja arungi derasnya waktu.



Bila di depan nanti,  banyak cobaan untuk kisah cinta kita, Jangan cepat menyerah karena kita punya Dia. Selamanya akan begitu.


Jadi hari ini aku duduk manis menanti jiwa yang selalu aku puja. Dengan sedikit bantuan MNC TV, on air jam 11 malam. Moga-moga ada yang gak keberatan melihat gue terlihat keberatan di samping Olivia Jensen dan Arumi Bachsin.

Be Still

"Kak, trailer Demi Ucok diputer di JPCC. Moga-moga coPronya nambah, " bbm sepupu manisku yangbukan jemaat JPCC.


I am wondering whose work this is.


Thank you:D


Published with Blogger-droid v2.0.4

Sex is an art

If you want to have sex as an art, there are 3 things you need to avoid.


1. Never have sex with a virgin.


Awkward.


2. Never with somebody else's wife.


Karma.


3. Never pick up a girl from a party drunk.


No art comes from unconscious mind.


Take her out to dinner, treat her well, and make love to her.


Then sex became an art.


Katanyaaaaa...


Published with Blogger-droid v2.0.4

Drama

Drama is a test that we need to pass

Oh baby

To understand the stage and the cast in ourselves


But if we keep coming into the same stage

oh baby

Maybe we need to play it with somebody else


La la la la la la

Everyone needs a little drama

But not just the same drama


Everyone craves a little drama

But not just the same drama


Over and over and over and over

And over and over and over again


If we keep coming into the same stage

Oh Baby

Maybe we need to play it with somebody else


Published with Blogger-droid v2.0.4

Sabtu, 02 Juni 2012

Office Hour Love

I love you on a Monday

7 AM to 8 night

I love you on a Tuesday

Wednesday Thursday and Friday


But on Saturday Sunday

And on Public Holiday

Just don't bother my love

You're my office hour love


Enjoy the sun and your friend

And your some other love

Have fun and forget my love

While I'm here enjoying mine


Just be enough cause on Monday

We know you'll be all mine

We'll forget all our weekend

And back to office hour love


Your fuckin office hour love


Your fuckin office hour love


I don't need office hour love


Published with Blogger-droid v2.0.4

Get Up And Go

Lo jangan bilang suara gue masih bisa better deh. Gue dah maksimal.

Mak! I've heard you better before! Jauh!

Iya itu kan dulu. Sekarang gue dah tua. Dah ga pernah latihan vokal.

Heh, Monyet! Dua tujuh tua, gue apaan?

Lo kan sutradara. Makin tua makin mahal. Penyanyi mah 27 udah telat banget.

Gue jambak juga lo. Kalau suara gue kaya lo, ga bakal gue pake ngeluh.

Banyak kalik yang suaranya kaya gue.

Siapa?

Lea Simanjuntak.

Suara Lea Simanjuntak banyak? (Sambil menjambak)

Monyet. Rontok ntar rambut gue. Gak cakep lagi.

Udah tau cakep bukannya jadi penyanyi.

Banyak kalik yang mukanya kaya gue.

Denada iya sih.

Maksud gue Sophie Novita ya! (balas menjambak)

Sophie Novita kan tenar. Lo kok masih di sini?

Heh! Syukur gue belon tenar. Kalau nggak, mana mau gue maen film lo.

Oh iya. Untunggg lo belon tenar.

Gue kecepetan kawin kali ya?

Denada ama Sophie Novita juga dah pada kawin. Lo kegendutan kalik.

Bukannya penyanyi favorit lo pantatnya juga gede? (goyang pantat)

Nina Simone? Iya. Seru banget kalau doi dah goyang pantat.

(goyang-goyang pantat)

Alah lo beraninya di sini. Kalau udah di panggung, gak berani.

Gue gugup kalau diliatin orang.

Tapi akting lo bisa?

Akting kan jadi orang lain.

Ya kalau lo nyanyi, lo pura2 jadi orang lain aja.

Hahahaha tips biar bisa nyanyi: don't be yourself? Bah.  

Kan seru kaya Whitney Houston, berasa teater. Semua tunduk di jari.

Kalo lo berasa gampang, kok gak lo aja yang nyanyi?

Takut ah.

Tuh kan! Makanya jangan ngomong doang. Serem kalik nyanyi depan orang.

Ah pas kemaren rekaman di studio juga suara lo gak keluar. Padahal ga ada yang nonton.

Gak tau, Bo. Tiap mau nyanyi, suara gue kaya gak mau keluar gitu. Padahal dulu gue rekaman bisa sekali take.

Yang lagunya kaya Nike Ardilla itu? (tangan menggapai mentari)

Monyet.

Ya iyalah sekali take. Kan lo ga suka lagunya. No pressure. Kalau yang ini kan lo suka.

Hahaha... Fear and love emang selalu dateng sepaket ya, seperti kata lo?

Itu kata Neale Donald Welsch, bukan kata gue.

Iya kan gue taunya skrip film kita lo yang nulis.

Kalau ngerjain yang kita cinta, pasti takut. Jangan diikutinlah takutnya.

Ya udah lo aja yang nyanyi!

Ya udah gue aja. Sana gih kawin aja lo!

Udah yeeee!

Nah, udah kawin lo takut apa lagi? Udah ada suami nyariin lo duit.

Mulainya gimana?

Bukannya lo dulu juara pesta paduan suara HKBP se-Indonesia?

Itu kan gereja. Suara gue gak komersil. Apa gue nyanyi lagu gereja aja ya?

Comfort zone lo banget ya gereja? Keluar ajalah.

Lo bikinin gue lagu deh.

Lagu gue gak cocok buat  lo. Terlalu simple. Suara lo kan divine.

Lo tuh selalu deh bilang suara gue divine. Banyak kalik yang kaya gue.

Iya sih... Emang banyak yang suaranya kaya Lea Simanjuntak. (sinis)

Monyet.

Ya udah lo upload ke you tube kek. Ikut Indonesian Idol kek. Tidur ama produser kek.

Mungkin belum waktunya. Seperti kata lo: Semua indah pada waktunya.

Itu kata Salomo. Kalau kata gue: Get up and Go!

Eh itu kata Dina ya! Bukan lo! Ngaku-ngaku!

Hahaha itu kata Maradilla, bukan Dina.

Oh ya? Tumben Dina mau ngasih liriknya ditulisin orang lain.

Dina kan sekarang udah bahagia, gak posesif lagi ama karyanya.

Pantesan liriknya lebih optimis, gak breath of your saga lagi. Hahaha!

Gue bilangin Dina lho.

Masa bodo. Bring it on! Gue gak takut ama Dina.

Atau biar Dina keki, lagu Get Up and Go kita bikin versi acapella aja.  Pasti lebih bagus. Pake beatbox.

Eh keren tuh. Bisa kita bawa roadshow, ga perlu bawa2 Dina. Rempong doi ke mana-mana merah susu buat Kinnar.

Boleh deh.

Asal rame-rame, gue mau. Gue gak mau kalo solo.

Bukannya suara lo solo banget ya?

Suara gue Batak ah, gak Solo.

Ha... Ha... Ha...

(jambak) Heh kamprettt!  

Heh, rambut gue ntar rontok. Gak cakep lagi!

Ih plagiat!

Biarin! Gue aja deh yang rekaman. Abis yang suaranya bagus gak pada rekaman. Gue aja deh.

Iyhhh kasian kali orang-orang harus dengar suara kau.

Ya makanya selamatkanlah! Nyanyi lo!  (jambak)

Kalau gak berhasil?

Ya kita buka panti pijet aja.

Gak bisa mijet.

Ya udah kita coba nyanyi lagi.

Kalau gak berhasil?

Ya coba lagi.

Murah ya rekaman?

Kita kan kaya.

Sombong! BB lo aja minta emak.

Just sing, babe.

(diam)

Kalau nggak, gue yang nyanyi nih.

Ah iya deh. Gue nyanyi. Daripada orang-orang budeg dengerin lo.

It's gonna be okay.


Published with Blogger-droid v2.0.4

Rabu, 30 Mei 2012

every little steps

"Nanti kita roadshow... Trus masuk ke channel movies... Atau jadi copro aja semua karyawan... Atau mau talkshow? ... Mau kota apa? You name it. TV lokal kita ada di semuanya... Kita butuh content... Dan konsep kalian menarik sekali... "


Sebuah pintu pelan-pelan terbuka.


Pelan-pelan? Kebuka lebar, nona.


"cin(T)a udah pernah ada TV yang beli?"


Pintu lain terbuka.


"Mau PIN BB Julia Perez?"


Sekarang jendela.


Dan semuanya terbuka bukan karena gue kenal siapa atau bapak gue siapa. 


Suatu sore yang mendung, Sunny Soon pergi sendirian naik kereta ke UI membawa 10 poster. Sementara Mama Sammaria di Medan bertemu pejabat ini dan orang kaya itu yang katanya akan mendatangkan uang berjuta-juta. Kerjaan gak penting biar Sunny aja.


Setelah nanya sana-sini, minta izin sana-sini, akhirnya Sunny menempel poster di halte bus dan stasiun kereta. Kalau di gedung, izinnya harus per fakultas.


Tes. Tes.


Hujan semakin mengancam.


Sunny Soon berlari-lari kencang ke sebuah gedung bernama Fokasi UI yang kepanjangannya pun dia tak tahu apa. Tadi ada yang bilang bagus kalau tempel di sana.


Plok. Sunny cepat-cepat menempel, takut keburu hujan. nanti Sunny gak bisa pulang. Masih banyak kerjaan. Bisa-bisa Mama Sammaria marah-marah kalau gak beres.


Poster itu ditempel walau mungkin sebentar akan dicabut lagi.


Mana Sunny tahu kalau sebelum dicabut, posternya sempat dibaca petinggi TV.


Sekali tempel, dua tiga pintu terbuka.


His every little step counts.


His every little step  teaches Mama Sammaria there is no such thing as little steps. Just move your butt, even at the time it seems like worthless.


Yuk nempel poster yuk.


Published with Blogger-droid v2.0.4

somebody you used to know

Once, I was your best friend.


Yesterday, I was your lover...  or was it your substitute?


Today, I am just somebody that you used to know.


Oh well.


Better than a subsitute.


Published with Blogger-droid v2.0.4

Selasa, 29 Mei 2012

better

I went to sleep hoping tomorrow is a brand new day

But I wake up and live the same day over and over

So I start today with a prayer

Cause even if it is the same day

I will never be the same again


Published with Blogger-droid v2.0.4

Senin, 28 Mei 2012

enough for everyone

Take it easy, my friend.


Let me tell you life's biggest secret: there is enough for everyone.


You will be so surprised

how can it be? With all the blink blink and the ferrari

But life tell you what


There is enough for everyone


If you know this, you don't need no manolo to walk on the water

Need no prada to keep on your master card


Cause there is enough for everyone


Just take what you got and start your journey

Open up your heart to the grace of others

And bless others with your grace

Then you wont mind to be crucified at 33

Cause you have enough of life to share

And all the amazing stories

With the father and mother of the earth


So today I decided to take nothing but my heart

Hopeflly I'll finish with less pimple and body fat

To be the best me I can ever be


So help me God

And Klinik Estetika

And Marie France Bodyline


Amen


Published with Blogger-droid v2.0.4