Minggu, 30 April 2017

Balok dan Selumbar

Mata ini terlalu berharga
Untuk dihalangi balok dan selumbar
Hanya yang lebih banyak mendengar
Yang mampu melihat dunia

A Work In Progress

We are all a work in progress
What good is it to judge the process
To listen needs to assume the best
Let universe take care of the rest

Secukupnya

Biarlah kita selalu bersukacita
Atas makanan kita yang secukupnya
Karena selebihnya adalah pencobaan
Bukan kemuliaan dan kekuasaan

Jangan takut.

Jangan takut.
Jangan takut.
Jangan takut.
Jangan takut.

Napas

Setiap napas adalah hutang
Bakti daun-daun yang berserah
Setiap helaan adalah dharma
Bakti jiwa-jiwa yang tercerah

Kenangan

Apa yang ingin kamu dapatkan
Selain pujian dan tepuk tangan
Besok semua akan dilupakan
Yang kau simpan hanya kenangan

Murah

Sejauh mata memandang
Buku-buku dijual murah
Tapi peduli tetap jarang
Kita masih terus memerah

Juara

Dari kecil kita diajarkan
Yang hebat hanya yang juara
Tak heran kita gak pedulian
Siapa suruh situ kalah

Terlalu Sedikit

Ada yang punya terlalu banyak
Ada yang terlalu sedikit
Yang banyak semakin sakit
Yang sedikit semakin galak

Terlalu Banyak

Dunia ini terlalu banyak manusia
Terlalu sedikit cinta
Waktunya berbagi yang ada
Bahagia lebih indah bersama

Kabar Baik

Dia datang membawa kabar baik
Untuk kita yang tak cantik
Tentang mata yang tak mengenal rupa
Yang mengalirkan damai sejahtera

Besar

Dunia ini terlalu lebar
Untuk dimegerti tanpa hati besar
Aku ini terlalu kecil
Untuk mengerti tanpa hati adil

Sendiri

Pada akhirnya menjadi diri sendiri
Mencapai karakter yang cintai diri
Tak bisa dibentuk dengan kompromi
Hanya untuk yang berani sendiri

Dia Di Sana

Semoga dia bahagia
Dikelilingi keluarga
Tak kekurangan cinta
Bersyukur apa adanya

Kerja

Pekerjaan banyak
Pekerja sedikit
Cita-cita banyak
Yang berharga sedikit

Cinta

Menonton cinta mereka
Menghabiskan kuota
Cepat-cepatlah datang
Biar kusayang-sayang

Domba Satu

Domba-domba bersekutu
Mengikuti gembalanya
Hanya yang berani menjauh
Yang dicari gembalanya

Cerita

Hanya dari cerita
Dia mengerti dunia
Kenapa kita marah
Kenapa kita mencinta

Hari Ini

Suatu hari nanti
Mungkin kita menyesali
Menyayangkan hari ini
Ayo mulai berdiri

Uang

Aku ingin mengerti uang
Dari mana dia datang
Dan mendikte mimpi orang
Agar bisa kita tantang

Lupa

Jika suatu hari
Kamu tidak jadi apa-apa
Hitung lagi
Mungkin kamu lupa

Banding

Kamu tidak ingin jadi dia
Dia tidak ingin jadi kamu
Membandingkan curi bahagia
Waktunya bukan waktumu

Cukup

Kenapa takut
Kenapa merengut
Syukurilah hidup
Semua pasti cukup

Cerita Derita

Pelan-pelan saja
Kamu bukan raja
Hanya seorang pencerita
Yang butuh menderita

Dusta

Lama-lama kita percaya
Mimpi takkan jadi realita
Padahal realita mendusta
Membuat kita lupa berserah

Maju

Kekuatanku hanya darimu
Kelemahanku hanya dariku
Biar takut dan sombong mengganggu
Aku akan tetap memandangmu

Bunuh Diri

Gue ingin bunuh diri
Dengan tidak menyakiti
Jalani hidup dengan berani
Sama saja bunuh diri

Luar

Dari menara kita
Kita mengira kita pintar
Dan berhati benar
Yang barbar yang di luar

Rakyat

Mereka lapar
Dan bau keringat
Gue lebar
Dan jalan di tempat

Lagi

Tanggal satu lagi
Gue masih di sini
Yang di hati masih di hati
Yang di mimpi masih di mimpi