Selasa, 19 Juli 2016

Mooncup

"Gue beli online dari sini, tapi ntar dikirim ke rumah lo," rayu gue mumpung doi lagi di Amerika.

"Hahaha apaan ini bo?" tanyanya. Walau  lewat Whatsapp, tetap terbayang muka keponya.

"You don't wanna know," jawab gue malas diskusi vagina.

Si Indri gue suruh pesankan dari Bandung, berhubung internet di apartemen gue gak stabil. Gagal mulu autorisasi kartu kredit.

"Atid, ini apa?" tanya Indri juga kepo.

"Liat aja di website ada tutorialnya," jawab gue. "Kita jadi gak perlu buang softex lagi."

Tiap mau buang softex kan drama banget harus dicuci-cuci dulu. Bisa aja gak dicuci tapi horor mengingat di Indonesia  semua sampahnya masih ditumpuk aja di Landfill. 

"Indri boleh mesan juga gak? Ntar Indri cicil dua bulan dua kali bayar."

"Boleh banget. Nanti kalau oke, kita promoin ya."

Biar Indonesia gak jadi lautan softex bekas berdarah-darah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar