Jumat, 11 November 2016

Partisipasi

Seni partisipasi
Tarik-tarikan kompetensi
Kapankah demokrasi
Harus diinterupsi

Kamis, 10 November 2016

Dengar

Setelah parade Beyonce, Miley, dan J Lo gak didengar
Mungkin sudah waktunya kita berhenti sebentar
Mungkin selama ini kita merasa benar
Dan tak lagi ingin mendengar

Pantaslah kita tak didengar

Rabu, 09 November 2016

Jembatan

Lebih banyak orang Amerika yang memilih Hillary. Tapi Trump menang karena para pemikir dan musisi dan seniman dan budayawan yang sebenarnya bisa menjadi jembatan  berkumpul di situ-situ saja. Di California, New York, Washington, DC, Illinois... di tempat-tempat di mana uang, kekuasaan, dan keriaan bertebaran.

Gue mengerti kenapa mereka berkumpul di situ-situ saja. Takut. Ketakutan yang sama yang membuat gue pengen pindah ke Bali saja. Gak mau di Jawa Barat.

Ketakutan yang membuat Wisconsin yang gue kenang ramah berbalik menjadi state pendukung Trump. Karena teman-teman Wisconsin gue yang lebih toleran, bermasa depan, dan bisa jadi jembatan lebih banyak sekarang tinggal di California, New York, Illinois, DC, atau Washington.

Kalau saja mereka tetap di Wisconsin, mungkin hasilnya akan beda. Membuat gue bertanya ke diri gue sendiri...  mau gak gue hidup di antara yang beda dengan gue? Dengan yang pemarah? Dengan yang diam-diam gue tuduh bodoh?

Jembatan cuma berguna di mana ada jurang.

Tuhan, pegang tanganku.

Senin, 07 November 2016

Tuai

Lihat di sana
Semua siap dituai
Panen ruah tak guna
Jika tak tuai diri

Kemari

Mari kemari
Ke tempat kamu dulu menari
Yang lalu biarlah berarti
Waktunya  bermimpi lagi

Sabtu, 05 November 2016

Surga

Surga ada di sini
Di diri kita sendiri
Mari terus menari
Rayakan damai  di hati

Jumat, 04 November 2016

Teman

Gue pengen punya teman
Yang suka makan dan jalan
Menertawakan kehidupan
Sambil pegangan tangan

Kamis, 03 November 2016

Waktu

Waktu tidak menunggu
Kamu mau pijit dulu
Dia terus berlalu
Tanpa peduli mimpimu

Rabu, 02 November 2016

Biasa

Ada satu masa kita bersama-sama
Ada satu masa kita tak lagi bersapa
Hari datang dan pergi membuat kita berbeda
Suatu hari kita sadar ini memang biasa

Ada

Ada yang membela agamanya
Ada yang membela keberagaman
Ada yang membela yang tak punya suara
Ada yang lebih mulia?