Dear Sammaria,
Saya sudah melakukan up-date Sales Report cin(T)a sampai tanggal 31 Maret 2011.
Sold Copy :
DVD : 3.523 copies (released 9 April 2010)
VCD : 4.374 copies (released 9 April 2010)
Dengan hasil tersebut, MERANTAU telah mencapai 90.02% dari target MG.
Untuk mencapai 100% MG, harus terjual 400 DVD dan 470 VCD lagi.
Setelah itu, Merantau Film berhak menerima Royalty Tambahan dari tiap copy yang terjual.
Terima kasih atas kepercayaan dan kerja-sama yang baik selama ini.
Dan 'Merantau Film' pun tersenyum manis, menanti hari-hari bisa membuat film pake adegan tonjok-tonjokan.
Tapi bagaimana mungkin? Setahun aja baru kejual 8000 keping. Sekeping cuma dapet 5000-7500.
'Merantau Film' harus memikirkan cara agar kru kaya raya dan sejahtera.
Demi loncat-loncatan.
Selasa, 19 April 2011
Minggu, 17 April 2011
friend request
Horaz Bu :) thx y sdh d confirm;) Btw, ibu Sutradara y? Hemmm, blh donk call aQ klw Lg bth Talent da2kan pas Shooting:) Kbetulan aQ menekuni Entertainment nie Bu, he2x... Gbu:)
Masuk TV 5 menit doang, inbox gue dipenuhi message-message dan friend request dari orang tak dikenal dan semuanya bermarga. Semuanya kekurangan abjad. Dan semuanya dipenuhi : dan )
Senangnya banyak teman baru, tapi...
Scroll... scroll...
Adakah yang berdada bidang dan bukan Simanjuntak?
Kok aku tdk diundang nnt film dok mu, Bu?! Sdih deh.
Ini siapa ya?
Scroll... scroll...
Berdada bidang dan bukan Simanjuntak...
Ahaaa ;D
Tapi masih punya emak.
Damn.
Satu aja susah, apalagi dua.
Masuk TV 5 menit doang, inbox gue dipenuhi message-message dan friend request dari orang tak dikenal dan semuanya bermarga. Semuanya kekurangan abjad. Dan semuanya dipenuhi : dan )
Senangnya banyak teman baru, tapi...
Scroll... scroll...
Adakah yang berdada bidang dan bukan Simanjuntak?
Kok aku tdk diundang nnt film dok mu, Bu?! Sdih deh.
Ini siapa ya?
Scroll... scroll...
Berdada bidang dan bukan Simanjuntak...
Ahaaa ;D
Tapi masih punya emak.
Damn.
Satu aja susah, apalagi dua.
Mak Gondut Ulang Tahun
Hanya hari ini, Chica rela menemani nonton Anang Syahrini.
Ashanti!
Hanya hari ini, Deden rela keluar dari kubangannya, mandi, dan ikutan lunch sekeluarga.
Hanya hari ini, Bang Gigit senyum-senyum dan iya-iya dengerin Mak Gondut gosip.
Eh, tiap hari ding.
Hanya hari ini, Papi nemenin Mak Gondut ke acara jualan berbulu gathering dengan bintang tamu something Kasali.
Gue... hari ini gue ngasih apa ya? Maybe my love and care.
"Mami kan ulang tahun? Ngapain sih nonton ginian? Gak penting."
"Apa gak penting ? Emang kau mau ngajarin mami kaya gini-gini?"
Demi hari ini, gue duduk manis di food court, nungguin chica dan Mak Gondut nonton Anang dan Syahrini.
Ashanti!
Yang gue lakukan hanya beliin buku, dan Mak Gondut males baca buku walaupun kamarnya penuh buku. Cuma jadi teman kristal bohemia dan foto-foto turis menghiasai kamar.
Gue diam.
Love and care. Love and care.
Malamnya nemenin Mak Gondut ke acara kawinan.
"Ambil dua lah... biar dapat kita TV."
Mak Gondut resxah gelisah di antrian, nyuruh gue ngambil 2 kupon thank you gift setelah mendengar pesta adat seminggu kemaren bertabur lucky draw puluhan TV dan HP.
Gue diem, pura-pura gak denger. Di sebelah ada Bertrand senyum-senyum.
Love and care. Love and care.
"Ah cepat ajalah kita di sini," kata Mak Gondut resah gelisah setelah antrian masih ular naga panjangnya setelah setengah jam. Jero wacik yang baru datang langsung dipersilahkan Choki Sitohang untuk salaman.
Love and care. Love and care.
Abis salaman, Mak Gondut berkeliling mengambil mie medan, sup iga sapi, chicken felonnnn something, mouse ijo, mouse kuning, dkk...
"Mami bukannya kolesterol?"
"Ini terakhir," kata Mak Gondut menyeruput escargot.
"Kita gak jadi pulang?"
"Lima menit lagi," kata Mak Gondut. Mak gondut mau dengerin Ruth Sahanaya.
Abis Uthe, Delon.
Abis Delon, another mie medan.
Sejam kemudian, mak gondut baru pulang. Tanpa TV dan tanpa HP, hanya dua gelas kristal.
Love and care. Love and care.
I guess not this year.
Selamat ulang tahun, Mak Gondut.
Ashanti!
Hanya hari ini, Deden rela keluar dari kubangannya, mandi, dan ikutan lunch sekeluarga.
Hanya hari ini, Bang Gigit senyum-senyum dan iya-iya dengerin Mak Gondut gosip.
Eh, tiap hari ding.
Hanya hari ini, Papi nemenin Mak Gondut ke acara jualan berbulu gathering dengan bintang tamu something Kasali.
Gue... hari ini gue ngasih apa ya? Maybe my love and care.
"Mami kan ulang tahun? Ngapain sih nonton ginian? Gak penting."
"Apa gak penting ? Emang kau mau ngajarin mami kaya gini-gini?"
Demi hari ini, gue duduk manis di food court, nungguin chica dan Mak Gondut nonton Anang dan Syahrini.
Ashanti!
Yang gue lakukan hanya beliin buku, dan Mak Gondut males baca buku walaupun kamarnya penuh buku. Cuma jadi teman kristal bohemia dan foto-foto turis menghiasai kamar.
Gue diam.
Love and care. Love and care.
Malamnya nemenin Mak Gondut ke acara kawinan.
"Ambil dua lah... biar dapat kita TV."
Mak Gondut resxah gelisah di antrian, nyuruh gue ngambil 2 kupon thank you gift setelah mendengar pesta adat seminggu kemaren bertabur lucky draw puluhan TV dan HP.
Gue diem, pura-pura gak denger. Di sebelah ada Bertrand senyum-senyum.
Love and care. Love and care.
"Ah cepat ajalah kita di sini," kata Mak Gondut resah gelisah setelah antrian masih ular naga panjangnya setelah setengah jam. Jero wacik yang baru datang langsung dipersilahkan Choki Sitohang untuk salaman.
Love and care. Love and care.
Abis salaman, Mak Gondut berkeliling mengambil mie medan, sup iga sapi, chicken felonnnn something, mouse ijo, mouse kuning, dkk...
"Mami bukannya kolesterol?"
"Ini terakhir," kata Mak Gondut menyeruput escargot.
"Kita gak jadi pulang?"
"Lima menit lagi," kata Mak Gondut. Mak gondut mau dengerin Ruth Sahanaya.
Abis Uthe, Delon.
Abis Delon, another mie medan.
Sejam kemudian, mak gondut baru pulang. Tanpa TV dan tanpa HP, hanya dua gelas kristal.
Love and care. Love and care.
I guess not this year.
Selamat ulang tahun, Mak Gondut.
Jumat, 15 April 2011
alike
Boni Baru

Telah lahir dengan sehat anak pertama kami pada 14 April 2011 pk 11.40 di RS Hermina Pasteur. Semoga kelahirannya menjadi berkah untuk semesta. - Soniboni dan Diniboni
Anggota terbaru the Boni's. Mallika Asha Avani.
Macica acha apa cyiiih?
Cocokan Boniboni.
Sekarang masih rewel, biarin dululah dirawat emaknya. Ntar dua tahun lagi, baru gue didik.
Welcome to the club, Boniboni. Ayo kita berkahi semesta.
Bukaan Dua
SMS gue: Gmn Boni? udah ada tanda-tanda brojol?
Dini bales: Belummmmm...
Dua hari kemudian.
SMS gue: Dini kapan brojol? Kalo gue videoin boleh gak din? Jadinya boni lahir abadi di perfilman indonesia?
Dini bales: Bentar lagi tid... Gue udah bukaan 2 nih tp msh d rmh. Tar kl mulesnya udah intens br ke hermina. Waks pas lahirannya? Malu ah... privat tid. Kecuali pas ud sesi lahirannya. Atau si Dina aja ntar.. mgkn dia lbh berani dr gue.
Hmmm sayang banget si Dini gak mau difilmin.
Padahal gue udah membayangkan opening film Demi Ucok berisi interview "kenapa kita harus kawin?"
Salah satunya Dini lagi ngeden teriak-teriak. Soniboni dicubitin di sampingnya, panik.
"Biar ada yang lo tonjok-tonjokin pas ngelahirin," kata Dini histeris sambil nojokin Soniboni, gak rela kesakitan sendiri.
Oekkkkkkkk!
Brojol deh tuh si Boni.
Ah payah nih Dini. Masa gitu aja gak berani?
Apa Dina aja ya? Mungkin dia lebih berani.
TApi Dina masih lama. Dini kan udah bukaan dua.
Hueh?
Bukaan dua?
Gue membaca SMS lagi.
Bukaaan duaaaaaaaaaaa!!!
Dini bukaan duaaaaaaaaaaaaaaaaaa!
Hfff... Hfff.... Hfff....
Gue langsung terduduk lemas. Aduh. Gue perlu ke sana gak ya?
Ahhh gue gak berani.
Untung gue di Jakarta, jadi ada alasan biar gue gak perlu liat.
Sepertinya perfilman Indonesia harus bangkit tanpa footage Boni datang.
Dini bales: Belummmmm...
Dua hari kemudian.
SMS gue: Dini kapan brojol? Kalo gue videoin boleh gak din? Jadinya boni lahir abadi di perfilman indonesia?
Dini bales: Bentar lagi tid... Gue udah bukaan 2 nih tp msh d rmh. Tar kl mulesnya udah intens br ke hermina. Waks pas lahirannya? Malu ah... privat tid. Kecuali pas ud sesi lahirannya. Atau si Dina aja ntar.. mgkn dia lbh berani dr gue.
Hmmm sayang banget si Dini gak mau difilmin.
Padahal gue udah membayangkan opening film Demi Ucok berisi interview "kenapa kita harus kawin?"
Salah satunya Dini lagi ngeden teriak-teriak. Soniboni dicubitin di sampingnya, panik.
"Biar ada yang lo tonjok-tonjokin pas ngelahirin," kata Dini histeris sambil nojokin Soniboni, gak rela kesakitan sendiri.
Oekkkkkkkk!
Brojol deh tuh si Boni.
Ah payah nih Dini. Masa gitu aja gak berani?
Apa Dina aja ya? Mungkin dia lebih berani.
TApi Dina masih lama. Dini kan udah bukaan dua.
Hueh?
Bukaan dua?
Gue membaca SMS lagi.
Bukaaan duaaaaaaaaaaa!!!
Dini bukaan duaaaaaaaaaaaaaaaaaa!
Hfff... Hfff.... Hfff....
Gue langsung terduduk lemas. Aduh. Gue perlu ke sana gak ya?
Ahhh gue gak berani.
Untung gue di Jakarta, jadi ada alasan biar gue gak perlu liat.
Sepertinya perfilman Indonesia harus bangkit tanpa footage Boni datang.
www.touscoprod.com
500.000 euro, 9 months, and 15 crew.
Itulah modal awal www.touscoprod.com, situs crowdfunding khusus film yang sudah berhasil mendanai 17 film panjang di Perancis yang dalam dua tahun berhasil mengumpulkan 600 ribu euro bla bla bla bla...
500.000 euro.
Anything after 500.000 euro gak lagi masuk ke otak gue.
5 M.
Untuk bikin website pengumpul uang, kita perlu uang 5M.
You need money to make money.
Gue mengangkat tangan, berharap salah denger.
"How much do you need for the first stage of the website," tanya gue.
"500 thousand euros" jawabnya dalam bahasa Inggris sejelas mungkin. Kesal ditanya hal yang sam adua kali.
"I mean for the early stage. The initial budget you need to start the website."
"500 thousand euros."
Gue dkk mengira kita bisa bikin sejenis website dia dengan bermodal 5 juta seorang.
Gue melihat sekeliling. Wajah-wajah yang berharap situs crowdfunding bisa mendanai film mereka.
Bisakah kita bikin website crowdfunding dengan 20 juta?
Bring it on, Babe!
Itulah modal awal www.touscoprod.com, situs crowdfunding khusus film yang sudah berhasil mendanai 17 film panjang di Perancis yang dalam dua tahun berhasil mengumpulkan 600 ribu euro bla bla bla bla...
500.000 euro.
Anything after 500.000 euro gak lagi masuk ke otak gue.
5 M.
Untuk bikin website pengumpul uang, kita perlu uang 5M.
You need money to make money.
Gue mengangkat tangan, berharap salah denger.
"How much do you need for the first stage of the website," tanya gue.
"500 thousand euros" jawabnya dalam bahasa Inggris sejelas mungkin. Kesal ditanya hal yang sam adua kali.
"I mean for the early stage. The initial budget you need to start the website."
"500 thousand euros."
Gue dkk mengira kita bisa bikin sejenis website dia dengan bermodal 5 juta seorang.
Gue melihat sekeliling. Wajah-wajah yang berharap situs crowdfunding bisa mendanai film mereka.
Bisakah kita bikin website crowdfunding dengan 20 juta?
Bring it on, Babe!
Mercy
Mereka diberi tiang awan dan tiang api. Mereka diberi manna dan daging. Mereka diberi tanah perjanjian sampai mati.
Tapi mereka ngomel minta bawang.
Dia gak mau ngomel hanya gara-gara bawang. Dia memilih menikmati berkat, bersyukur, dan nggak menyesali gak punya anak. Lebih baik dia berkeliling Jakarta mengunjungi saudara-saudara yang sakit dan berbagi telinga dengan siapapun yang ingin didengar.
Sambil menanti keajaiban. Punya anak.
"Miracle is my middle name," katanya.
Gue berpikir sejenak.
"Bukannya nama abang Mercy?"
Dasar sutradara tak berbudaya. Namanya juga menanti keajaiban.
Tapi Mercy lebih ajaib!
Belas kasihan.
Only by mercy, He will give us all the glory we need.
Which is none.
No glory.
Dia kembali berkeliling Jakarta, menyebar mercy, walau tanpa glory. Dengan suka cita.
He wants mercy, not sacrifice.
Dan miracle pun tak penting lagi.
Tapi mereka ngomel minta bawang.
Dia gak mau ngomel hanya gara-gara bawang. Dia memilih menikmati berkat, bersyukur, dan nggak menyesali gak punya anak. Lebih baik dia berkeliling Jakarta mengunjungi saudara-saudara yang sakit dan berbagi telinga dengan siapapun yang ingin didengar.
Sambil menanti keajaiban. Punya anak.
"Miracle is my middle name," katanya.
Gue berpikir sejenak.
"Bukannya nama abang Mercy?"
Dasar sutradara tak berbudaya. Namanya juga menanti keajaiban.
Tapi Mercy lebih ajaib!
Belas kasihan.
Only by mercy, He will give us all the glory we need.
Which is none.
No glory.
Dia kembali berkeliling Jakarta, menyebar mercy, walau tanpa glory. Dengan suka cita.
He wants mercy, not sacrifice.
Dan miracle pun tak penting lagi.
Kedai Kopi Deden
Deden mau bikin kedai kopi. Papi pusing.
Jauh-jauh sekolah ke Amerika, pulang-pulang mau jualan kopi?
Sebagai ketua Resign Club sampai 4 periode mendatang, gue membela kedai kopi.
"Kan lagi musim, Pi..."
"Saya juga dulu jurusan Teknik Industri, om," kata si asisten bos besar yang sekarang bisnis restoran.
Papi tenggelam di kursi, tidak lagi memperhatikan presentasi anak bungsunya yang sedang merayu takdir film ke dua. Pikirannya melayang ke anaknya yang lain.
Warung kopi???
Padahal kedai kopi Deden sudah dinanti banyak costumer setia: keluarga besar mafia wars, businessman muda tak berdasi, dan ABG sakaw wi-fi.
What is a better blessing than knowing what you wanna do in life?
Papi tetap tenggelam.
Jadi ingat ketika gue pertama kali bilang ke Papi, gue mau resign. Papi gak bilang apa-apa, tapi mukanya cukup mengatakan betapa khawatirnya papi. Papi tak tega membayangkan tahun-tahun ke depan, anaknya akan dipenuhi tangisan dan kesusahan.
Tahun-tahun ke depan, anaknya dipenuhi tangisan dan kesusahan.
Best years in my life.
Jauh-jauh sekolah ke Amerika, pulang-pulang mau jualan kopi?
Sebagai ketua Resign Club sampai 4 periode mendatang, gue membela kedai kopi.
"Kan lagi musim, Pi..."
"Saya juga dulu jurusan Teknik Industri, om," kata si asisten bos besar yang sekarang bisnis restoran.
Papi tenggelam di kursi, tidak lagi memperhatikan presentasi anak bungsunya yang sedang merayu takdir film ke dua. Pikirannya melayang ke anaknya yang lain.
Warung kopi???
Padahal kedai kopi Deden sudah dinanti banyak costumer setia: keluarga besar mafia wars, businessman muda tak berdasi, dan ABG sakaw wi-fi.
What is a better blessing than knowing what you wanna do in life?
Papi tetap tenggelam.
Jadi ingat ketika gue pertama kali bilang ke Papi, gue mau resign. Papi gak bilang apa-apa, tapi mukanya cukup mengatakan betapa khawatirnya papi. Papi tak tega membayangkan tahun-tahun ke depan, anaknya akan dipenuhi tangisan dan kesusahan.
Tahun-tahun ke depan, anaknya dipenuhi tangisan dan kesusahan.
Best years in my life.
Minggu, 10 April 2011
Sepadan

Cica dan Igit mencintai (G), dan (G) mencintai Cica dan Igit. Tapi Cica dan Igit gak bisa saling mencintai karena Mak Gondut menghalangi.
Bahkan (G) pun dikutip demi memperkuat pelarangan.
Tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.
"Yang sepadan!!!" sabda Mak Gondut menyadur bebas ayat-ayat sakti yang mengharamkan pasangan beda ukuran. Masa suaminya lebih kecil?
But God is a matchmaker.
The best mak comblang in town.
Dikirimlah Manohara ke dunia melalui gelombang SCTV untuk memberi Mak Gondut wahyu. Mak Gondut nangis-nangis melihat sinetron Manohara disiksa akibat dijodohin. Dia takut anaknya nanti juga disiksa Pangeran Kelantan.
ci(G)it pun berpesta.
Tentunya asal Igit membayar sinamot 155 juta sebagai kompensasi tinggi badan demi membuat Cica jadi Batak termahal sebandung raya.
Bang Gigit berusaha sekuat tenaga agar sepadan dengan Chica. Setelah menikah, perut Bang Gigit semakin sepadan. Tapi ternyata kemajuan Chica lebih pesat. Semakin hari Chica semakin lebar dan semakin sulit disepadankan.
Padahal Bang Gigit sudah naek pangkat menjadi Senior Relationship Manager, tiap weekdays diundang makan klien dan tiap weekend dipalak makan adik ipar. Tapi berat badannya tetap tidak juga mengimbangi Chica.
Mungkin Bang Gigit harus pindah ke Citibank, biar dadanya agak gedean.
Tetep. Mama Singa tetap tak tersepadankan.
Terpaksa Mama Singa yang harus dikurangi berat badan.
Mama Singa sekarang fitness tiga kali seminggu, lima ratus ribu sebulan. Trainer pribadi hampir menyerah begitu melihat biseps Mama Singa yang dalam 3 bulan harus di-alicia keys-kan.
"Bisa," katanya.
Asal Mama Singa rajin olahraga dan gak makan gorengan.
Pulang fitness, Mama Singa sudah sibuk di dapur. Menggoreng Pempek Andi yang baru datang dari Palembang.
Mama Singa semakin lebar.
Untung Bang Gigit kecil mungil. Jadi gak perlu melebarkan kasur.
Tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.
God is a matchmaker.
Langganan:
Postingan (Atom)
